Video Saya Tentang Cara Mengukur Tegangan AC dan DC dengan Multitester
Haloo guys..... Kali ini saya akan berbagi pengetahuan nih ...!!!!! tentang Cara Mengukur Tegangan AC dan DC dengan menggunakan Multitester. Sebenarnya sangat mudah sih.... tapi gak apa apa lah yak.... sekedar berbagi ilmu pengetahuan doang wkowkowkowk.... Mungkin ada juga di antara kita yang masih bingung cara mengukur nya, dan di blog ini caranya sudah saya buat sedemikian rupa heheehehe......
Baiklah sebelum kita memulai mengukur tegangan ada baiknya kita mengetahui dulu apa itu tegangan AC dan tegangan DC. Tegangan AC adalah tegangan memiliki arus tegangan searah.
Mengukur tegangan listrik menggunakan multitester dapat dilakukan dengan memilih fungsi voltmeter pada multitester. Tegangan listrik terbagi menjadi 2 jenis yaitu tegangan listrik searah
(DC: Direct Current) dan tegangan listrik bolak-balik ( AC: Alternating Current). Untuk mengukur tegangan listrik AC dan DC multitester menyediakan fungsi berbeda yaitu fungsi VAC (Voltmeter AC) untuk mengukur tegangan listrik AC dan VCD (Voltmeter DC) untuk mengukur tegangan listrik DC.
Mengukur Tegangan Listrik Menggunakan Multitester
Pada Multitester analog, hasil pengukuran tegangan dibaca pada papan skala tegangan (ACV-DCV). Kemampuan mengukur tegangan dari multitester tergantung spesifikasi Multitester dan batas ukur (range) yang dimiliki oleh skalar jangkauan ukur. Multitester analog tipe CX506 merk SANWA memiliki batas ukur tegangan (ACV-DCV): 3V/12V/30V/120V/300V/1200V/30kV.
(Khusus untuk pengukuran tegangan 30 kilo Volt harus menggunakan kabel penyidik/probes "HV 50"
Pada Multitester analog tipe CX506, batas ukur (range) terendah adalah 3Volt, dengan demikian, jika batas ukur (range0 diletakkan pada posisi 3 DCV Multitester mampu mengukur tegangan dari baterai kering/dry cell(dengan tinggi tegangan mencapai 1,5V) lebih akurat ketimbang pada batas ukur (range) 10 DCV. Multitester analog tipe SP 10D merk SANWA atau yang sejenis, memiliki batas ukur (range) tegangan (ACV-DC): 10V/50V/250V/500V/1000V.
Mengukur Tegangan DC Menggunakan Multitester
Dalam mengukur DCV, posisi kabel probe warna merah (+/out) diletakkan pada titik positif (+) dari simber tegangan yang akan diukur, kabel probe warna hitam (-/common) diletakkan pada titik negatif (-).
Untik lebih jelasnya dapat dilihat skema dan penempatan selektor batas ukur multitester untuk mengukur tegangan DC seperti pada gambar berikut.
![]() |
| Mengukur Tegangan DC menggunakan Multitester |
Cara pengukuran tegangan AC menggunakan multitester dapat dilihat pada gambar berikut:
Mengukur Tegangan AC Menggunakan Multitester
Untuk mengukur tegangan arus bolak balik (ACV) posisi kabel probe boleh bolak balik, karena pada ACV setiap detik terjadi 50 x perubahan kutub positif menjadi kutub negatif dan sebaliknya.
Cara pengukuran tegangan AC menggunakan multitester dapat dilihat pada gambar berikut:
![]() |
| Cara Mengukur Tegangan AC Menggunakan Multitester |
Perlu diperhatikan faktor keselamatan dalam mengukur tegangan AC menggunakan multitester. perhatikan apakah isolator pembungkus kabel probe. Apakah ada yang terkelupas ??? Karena seringkali kabel probe luka terkena solder sehingga pada saat digunakan untuk mengukur AC kondisi kabel seperti itu dapat membahayakan keselamatan kita dalam mengukur tegangan AC menggunakan multitester.
* Kalau masih belum paham silahkan untuk menonton Video di bawah ini.


Post a Comment